Denny Caknan Raih Sukses Lewat Kartonyono Medot Janji

Bacamediatama.com – Pelantun  Kartonyono Medot Janji, Deni Setiawan atau yang lebih dikenal dengan Denny Caknan membuktikan bahwa pilihan musik genre Pop Jawa dan campursari bakal membuahkan hasil.

Denny Caknan menjadi perbincangan di belantika musik Indonesia setelah lagunya yang berjudul Kartonyono Medot Janji sukses meriah hati masyarakat dan telah ditonton sebanyak 150 juta kali di YouTube.

Pria berusia 25 tahun asal Ngawi, Jawa Timur, ini membagikan kisahnya kepada penyanyi Anji Manji dalam sebuah vlog.

Menurut Denny, biaya produksi lagu Kartonyono Medot Janji tidak besar, Modalnya Rp 650.000.

“Video itu tadinya aku bikin sama anak SMA yang lagi belajar, aku bayar Rp 500.000, terus modelnya aku bayar Rp 150.000. Modal aku buat (lagu) Kartonyono total Rp 650.000,” ucap Denny Caknan dalam vlog di channel YouTube Dunia MANJI, milik Anji.

Baca Juga :  Kunjungan Menteri Koperasi UMKM Bawa Angin Segar Bagi Petambak Dipasena

Kini Denny Caknan Raup Rp 1 Miliar Lebih dari Lagu Kartonyono Medot Janji Kini, setelah lagu itu ditonton lebih dari 100 juta kali, Denny mengaku mendapatkan profit berkali-kali lipat dari hasil monetisasi iklan di YouTube yang tayang di video klip lagunya.

Denny Caknan memiliki kisah unik terkait penggemarnya, suatu kali dia dikenali seorang penggemarnya ketika sedang bekerja. Saat itu, kata Denny Caknan, ia masih bekerja sebagai pekerja lepas di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ngawi, Jawa Timur.

Baca Juga :  Anggota DPRD Lampung GRP Serap Aspirasi Masyarakat Karya Tani

Ketika bekerja di Dinas Lingkungan Hidup Ngawi, Denny bertugas menanam pohon dan membersihkan sampah yang berserakan di sudut-sudut Kota Ngawi.

“Jadi anak-anak sekolah dekat situ tahu kalau itu saya. Jadi masih banyak lumpur terus ajak foto, saya jadi ndak enak,” ucap Denny Caknan.

Lantaran kerap diminta foto bersama, ia merasa tak enak karena pekerjaannya menjadi terhenti. “Terus banyak fans yang dekat, di pinggir jalan suka ngajak foto, jadi ya sudah, jadi gimana gitu, jadi keluar,” ucap Denny Caknan.

Denny Caknan pernah merasa kesal ketika tahu lagu miliknya diklaim oleh orang lain. Hal ini bermula ketika Denny Caknan mengunggah karyanya di YouTube.  Namun Denny bingung karena hasil monetisasi di YouTube tak lagi mengalir padanya. Setelah dicari tahu ternyata monetisasi itu masuk ke orang lain yang mengklaim karyanya.

Baca Juga :  Deni Ribowo Sosialisasi Pembinaan Ideologi Pancasila dan Wawasan Kebangsaan di Way Kanan

Menanggapi itu, Anji menilai dalam kejadian itu Denny Caknan juga salah karena tidak segera mendaftarkan karyanya setelah mengunggah di YouTube.

Denny tak memungkiri dirinya juga punya andil dalam kesalahan itu. “Iya kesalahan saya karena belum mengerti apa itu agregator, publisher, konten ID, belum tahu sama sekali. Sekarang sudah tahu alhamdulillah,” ucap Denny Caknan.

Menurut Denny, lagu Kartonyono Medot Janji terinspirasi dari keberadaan Tugu Kartonyono baru di Ngawi yang rampung dibangun kala itu. (*)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *